Rekomendasi untukmu
Populer
Baru
Populer
Populer
PopulerGuru Lin Ngotot Gelar Pesta Juara demi Pamer Prestasi Guru Lin datang mengucapkan selamat, tas di tangan, senyum lebar—lalu mulutnya mulai tajam. Rumah Zhang disebutnya gubuk, baju lusuh Zhang Yuanyue disindir, dan ia berkata kesuksesan Zhang Xi murni karena sekolah, bukan ayahnya. Uang saku dua ribu yuan sebulan ia jadikan bukti bahwa Zhang Yuanyue tidak bertanggung jawab; anak juara kota dibiarkan cari makan sendiri menjelang ujian. Zhang Yuanyue menjawab pendek: anak umur delapan belas sudah punya tangan dan kaki. Guru Lin tidak mendengar. Ia justru makin bersemangat merancang Pesta Juara besar-besaran untuk memamerkan muridnya ke seluruh kota, meski Zhang Yuanyue menolak. Pesta Juara digelar di hotel pusat kota lusa—dan Guru Lin belum tahu siapa yang akan duduk semeja dengan "pemulung" itu.
Populer
Baru
Populer
Populer
Populer