Rekomendasi untukmu
Populer
Populer
Baru
Populer
Populer
PopulerDasi, Ciuman, dan Sumpah Darah Sabrina Silas mengurung Sabrina di kamar dan memakai alasan 'keintiman membantu memulihkan ingatan' untuk mengujinya. Ia mengikat kedua tangan Sabrina dengan dasi, memperhatikan setiap reaksi, mencari celah dari amnesia yang ia curigai. Sabrina bertahan, tapi tubuhnya bukan aktor yang bisa bohong sepenuhnya. Setelah momen intim yang kejam, Silas dengan dingin memerintahkannya bersiap untuk sarapan bersama Chris. Begitu Silas pergi, Sabrina melepas topengnya. Di cermin, ia menatap bekas ciuman dan berjanji akan membuat Chris—pria yang mengkhianati dan menjualnya—membayar dengan darah. Balas dendamnya belum dimulai, tapi Silas makin dekat pada kebenaran. Bekas ciuman di cermin mengingatkan Sabrina pada satu nama: Chris. Sebelum ia melancarkan balas dendam, bagaimana jika Silas lebih dulu membuka amnesia palsunya?
Populer
Populer
Baru
Populer
Populer
Populer